• gambar
  • gambar

Selamat Datang di Website Resmi SMP NEGERI 1 BEBANDEM, Terima Kasih Atas Kunjunganya

Pencarian

Kontak Kami


SMP NEGERI 1 BEBANDEM

NPSN : 50103661

Jl. Gn. Agung, Jungutan, Kec. Bebandem, Kabupaten Karangasem, Bali


[email protected]

TLP : 623632788056


          

Prestasi Siswa


Best Costum Favorit

Siswa SMP Negeri 1 Bebandem atas nama Ni Kadek Prabha Mahadewi, yang biasa dipanggil Prabha berhasil meraih juara Best Costum Favorit dalam Lomba Fashion Show Merah Putih di Gedung DPRD Karangasem.



:: Selengkapnya

Banner

Jajak Pendapat

Bagaimana pendapat anda mengenai web sekolah kami ?
Sangat bagus
Bagus
Kurang Bagus
  Lihat

Statistik


Total Hits : 53939
Pengunjung : 29739
Hari ini : 22
Hits hari ini : 45
Member Online : 0
IP : 216.73.216.28
Proxy : -
Browser : Gecko Mozilla

Status Member

TAHU NGAK SIH “WAHANA CERMIN SERIBU BAYANGAN” Tahun 2020




Kalian pasti mengenal tentang cermin, Salah satu kegiatan yang mungkin kamu lakukan sebelum berangkat ke sekolah adalah berdiri di depan cermin, untuk melihat apakah kamu sudah rapi atau belum. Bahkan sering kali dalam perjalanan, kamu ditemani cermin. cermin dibedakan menjadi 2 yaitu cermin datar dan cermin lengkung. Cermin lengkung dibedakan menjadi 2 yaitu cermin silindris dan cermin bola ( kelengkungannya merupakan bagian dari kelengkungan bola). cermin bola terdiri dari cermin cekung dan  cembung. Pernahkah kamu mendengar istilah “cermin seribu bayangan?” Wahana ini biasanya ada di tempat-tempat wisata. Melalui cermin tersebut kamu dapat melihat secara langsung jumlah bayangan yang begitu banyak ketika kamu berada di antara dua cermin datar saling berhadapan dengan sudut tertentu. Nah, bagaimana hal ini dapat terjadi? Untuk mengetahui hal tersebut kita perlu terlebih dahulu mempelajari pembentukan bayangan pada cermin datar.

  1. Pembentukan Bayangan pada Cermin Datar

Pada saat menentukan bayangan pada cermin datar melalui diagram sinar, titik bayangan adalah titik potong berkas sinar-sinar pantul. Bayangan bersifat nyata apabila titik potongnya  diperoleh dari perpotongan sinar-sinar pantul yang konvergen (mengumpul). Sebaliknya, bayangan bersifat maya apabila titik  potongnya merupakan hasil perpanjangan sinar-sinar pantul yang divergen (menyebar).

Untuk melukis pembentukan bayangan pada cermin datar dengan diagram sinar, ikutilah langkah-langkah berikut ini.

  1. Lukis sebuah sinar dari benda menuju cermin dan dipantulkan ke mata, sesuai hukum pemantulan cahaya, yaitu sudut sinar datang sama dengan sudut sinar
  2. Lukis sinar kedua sebagaimana langkah
  3. Lukis perpanjangan sinar-sinar pantul tersebut di belakang cermin sehingga berpotongan. Perpotongan sinar-sinar pantul tersebut merupakan bayangan
  4. Jika diukur dari cermin, jarak benda terhadap cermin (s) harus sama dengan jarak bayangan terhadap cermin (s').

 

                                                                                                       

 

 
   

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 Titik bayangan dihasilkan dari perpotongan sinar-sinar pantul yang digambarkan oleh garis putus-putus.

  1. Sifat-sifat bayangan yang terbentuk pada cermin datar

Adapun sifat-sifat bayangan yang terbentuk pada cermin datar adalah sebagai berikut

  1. Bayangan pada cermin datar bersifat maya
  2. Bayangan sama tegak dengan bendanya
  3. Bayangan sama besar dengan bendanya
  4. Bayangan sama tinggi dengan bendanya

Nah bagaimana bayangan yang terbentuk jika dua buah cermin datar diletakkan saling berhadapan (bagian depan cermin menghadap ke ruang yang sama) dan mengapit besar sudut tertentu, maka kedua cermin ini akan membentuk bayangan yang jumlah bayangannya bergantung pada besar sudut antara kedua cermin datar tersebut.

 
   

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Jadi untuk mencari jumlah bayangan pada dua cermin yang nmembentuk sudut adalah sebagai berikut.

            Dimana: X = sudut antara dua cermin

                                  n = jumlah bayangan yang terbentuk

Contoh:

Sebuah lilin diletakkan didepan dua buah cermin yang membentuk sudut 300,  berapapakah jumlah bayangan lilin yang akan terbentuk dari dua cermin tersebut?

Maka penyelesaiannya adalah sebagai berikut

Dik : X = 300

Dit : n =…..?

Jawab

 Jadi bayangan yang terbentuk 11 buah

 

Wahana “ cermin seribu bayangan” menerapkan konsep dua cermin datar yang membentuk sudut. Dimana jumlah bayangan yang terbentuk tergantung pada sudut antara 2 cermin.Artinya semakin kecil sudut antara 2 cermin datar maka jumlah bayangan yang terbentuk semakin banyak, begitu juga sebaliknya jika semakin besar sudut antara 2 cermin datar maka jumlah bayangan yang terbentuk semakin sedikit.  Dapat diilustrasikan cermin seribu bayangan seperti gambar sebagai berikut

 

Menarik bukan? Walau kalian tidak bisa berkunjung ke wahana wisata” cermin seribu bayangan” kalian bisa mencobanya dirumah sendiri dengan bermodalkan 2 cermin datar dan busur. Selamat mencoba ya? Dengan banyak mencoba kalian akan semakin pintar.




Share This Post To :

Kembali ke Atas

Artikel Lainnya :





   Kembali ke Atas